Assalamualaikum blog ku yang udah berdebu dan banyak sarang laba-labanya.


Maaf  ya sudah lama tidak di isi karena terlalu sibuk dengan urusan kehidupan nyata. Tapi kali ini, aku mau isi kembali diary virtual ku dengan cerita baru.


Tau ga, akhirnya aku berhasil untuk resign dari kantor lama ku. Ingat bertahun-tahun lalu kita selalu ingin resign, bahkan dijadikan resolusi yang ingin dicapai setiap tahunnya. Keinginan ini terwujud di tahun 2022, tentunya atas dasar pertimbangan yang kuat dan dukungan dari orang-orang terdekat. Kondisi kantor yang benar-benar tidak bisa di toleransi lagi, tidak tenang dalam menghadapi hari, stress, hingga makanan yang masuk pasti akan dimuntahkan kembali. Aku kembali lagi seperti diriku di tahun 2018. Syukurlah, aku punya keberanian juga akhirnya...


Resign dari kantor itu tidak membuat aku langsung mendapatkan pekerjaan. Memang niat hati ingin bekerja di kantor yang bukan perbankan, bahkan sempat terkabul, kurang dari sebulan menganggur mendapat offering dari perusahaan non perbankan. Sayang, tapi tidak aku ambil karena beberapa pertimbangan dan salah satunya adalah penyakit.


Kaget ga? aku beneran kok, tahun ini banyak hal baru yang aku temui, aku harus berkenalan dengan kista dan tumor mammae yang memang masih kecil namun cukup bikin kepikiran setip hari. Mungkin ini teguran untuk aku yang tidak memperdulikan kesehatan. Makan apapun yang aku inginkan dan tidak berolahraga. Sedih tapi tetap aku jalani. Untuk tumor mammae sendiri aku baru mengetahuinya sejak awal resign dari kantorku. Sempat terbesit di pikiran, kenapa baru mengetahuinya sekarang? 


Setidaknya jika aku tahu akan penyakit ini saat masih bekerja mungkin aku langsung menggunakan asuransinya untuk operasi tumor.


Tapi aku yakin, Allah punya rencana lain untuk aku.


Kembali lagi urusan pekerjaan. Kenapa aku menolak untuk bergabung diperusahaan pertama padahal aku ditempatkan pada divisi yang aku sangat inginkan. Saat ini aku benar-benar memikirkan diriku sendiri. Kantor yang sangat jauh dari rumah dan sangat minim kendaraan umum, bekerja dari senin hingga sabtu dengan durasi waktu 08.00 sd 17.00, dan aku memikirkan gaji yang ku dapatkan tidak sebanding dengan pengeluaran setiap bulan nantinya. Maka, dengan berat hati aku menolak tawaran tersebut.


Saat ini, ada perusahaan perbankan yang juga ingin merekrutku. Benar, perbankan yang alih-alih aku menghindarinya malah justru aku menghampirinya. Aku memilih kembali ke dunia perbankan karena pertimbangan kantor yang tidak terlalu jauh dari rumah dan peraturan bekerja senin hingga jumat yang masuk kriteria pekerjaan yang aku inginkan. Setidaknya aku bisa berolahraga di  hari sabtu dan minggu. Akupun bisa beristirahat lebih banyak dirumahh karena jarak kantor yang tidak  terlalu jauh meskipun rawan kemacetan.


Aku berharap, semoga kantor baruku memiliki lingkungan kerja yang lebih baik dibanding kantor yang sebelumnya. Aku bisa bekerja dengan bahagia di kantor yang baru. Serta aku berharap semua penyakit yang ada ditubuh ku menghilang.


Aku ingin diberi kesembuhan atas kista dan tumor mamae yang ada pada tubuh ku. Aku ingin bisa menikah. Aku ingin bisa punya anak. Aku ingin melihat tumbuh kembang anak hingga menjadi nenek-nenek.


Aamiin.

 Pada akhirnya semuanya tetap harus di rasakan sendirian.


Sakitnya.


Sedihnya.


Tekanannya.


Karena memang dasarnya segala masalah dari diri sendiri, ya harus diselesaikan oleh diri sendiri juga.


Mungkin saya hanya bisa berterimakasih kepada orang-orang yang mengatakan, “Kamu tidak sendirian.”


Terimakasih sudah memberikan kata-kata yang menenangkan. Tetapi diakhir, saya tidak mungkin mengajak orang lain untuk masuk ke dalam permasalahan saya, harus saya yang menyelesaikannya




sendirian.

Apa pun masalahnya, yakinlah bahwa kamu sengaja ditunjuk Tuhan untuk menjalani hidup yang sedemikian rupa itu, karena kamu mampu melewatinya, dan kamu akan berpeluang mendapatkan hadiah jika berhasil melewatinya.

hey its okay



ga selalu hari itu buruk. ada hari yang menyenangkan juga kok. percaya aja sama diri sendiri. meskipun pengalaman buruk selalu datang dari hal yang sama. yakin deh, ga semua, ada kok suatu saat. superhero kan selalu datang disaat yang tepat.




buat diri sendiri jadi lebih bahagia dengan….



1







2







3


















tidur.






























besok kerja.

Semakin ke sini semakin tidak bisa cerita apapun ke orang lain. Biasanya kalau ada hal buruk yang terjadi, harus diceritakan agar tidak stress dan bisa mendengarkan masukan dari orang lain. Semakin bertambah usia, beban yang di tempa semakin berat, semakin berfikir untuk tidak menceritakan kepada siapapun karena sadar bahwa semua orang punya masalah masing masing.


Perasaan yang saya rasakan saja sudah carut marut tidak karuan. Tulisan yang barusan saya tulis bahkan langsung saya hapus.


Lebih sering menangis sendirian. Memikirkan agar satu persatu bisa diselesaikan. Memikirkan supaya bisa merasakan kehidupan yang lebih tenang. 


Bisa menenangkan orang lain tetapi menenangkan diri sendiri saja sungguh payah.


…


“Ngga ra! Lo kuat! Kuat banget malah!”


“Lo bahkan bisa sampai di titik ini sudah hebat. Hebat banget!”


“Inget ngga dulu bahkan lo ga menyangka sama sekali bisa sampai kayak sekarang.”


“Lo pasti bisa ra! Bisa jadi indira versi dewasa sesuai yang lo inginkan!”


“Percaya deh. Lo itu bukan tipikal yang gampang nyerah! Semua, semua permasalahan yang ada benar-benar lo hadapin tanpa menghindar.”


“Sudah ga udah takut, yakin dan terus yakin kalau pasti bisa melewati semuanya.”


“Ini semua hanya fase kok.”


“Yakin, apapun keputusan yang lo pilih pasti Allah akan memberikan jalan.”


-Kata saya untuk diri saya sendiri



 Hai indira,


Aku adalah dirimu di masa lalu. Terimakasih telah berjuang hingga detik ini. Kuat sebagai seorang kakak, kuat sebagai wanita, dan kuat sebagai tulang punggung keluarga. Hari-hari yang kamu lalui memang tidak selalu dalam fase yang indah, tapi aku yakin kamu kuat dan akan selalu begitu.


Kamu dibesarkan oleh wanita yang hebat, Ibu mu. Kamu diajarkan ibu mu untuk menjadi pribadi yang tetap kuat, tetap semangat, dan tetap tersenyum meskipun hidup sedang berada di fase yang sulit. Kamu diajarkan untuk dapat mengambil hal positif dari setiap peristiwa. Kamu diajarkan untuk berusaha disetiap hal yang ingin kamu capai.


Aku tau, dimasa muda mu mungkin akan sulit untuk mempercayai sebuah komitmen yang dinamakan pernikahan. Atas semua kejadian yang kamu alami sedari kecil mengenai pernikahan. Aku tau ketakutan terbesarmu dalam perihal memilih orang yang tepat seperti apa. Tapi aku yakin, kelak dimasa depan kamu akan mendapatkan seseorang yang bisa menghargai dan memperlakukan kamu dengan baik sebagai seorang istri. Aku yakin, ibu kamu juga pasti mendoakan hal yang sama.


Trauma masa kecil mengenai pernikahan, aku yakin perlahan hilang. Aku yakin ra, dimasa depan seseorang yang kamu pilih adalah seseorang yang benar-benar baik. Kelak dimasa indah pernikahanmu dan ketika kamu nanti melihat postingan lama ini, aku harap kamu dapat berterimakasih kepada dirimu sendiri dan dapat bersyukur serta bahagia menjalani kehidupan pernikahan dengan baik.


Memiliki suami yang pekerja keras.

Memiliki suami yang bertanggung jawab.

Memiliki suami yang menyayangi keluarganya.

Memiliki suami yang memiliki tutur kata baik.

Memiliki suami yang dapat menjadi contoh yang baik untuk anak-anaknya.

Memiliki suami yang dapat menempatkan diri untuk dapat merokok diluar rumah.

Memiliki suami yang tidak ringan tangan.



Untuk diriku dimasa depan. Saat ini, dirimu dimasa lalu, sedang berjuang untuk menenangkan diri agar tidak gemetaran saat mendengat kata kata kasar dan membentak. Aku harap, dimasa depan kamu bisa semakin kuat tanpa harus merasa gemetaran tiap kali mendengal hal yang tidak enak untuk didengar.


Untuk diriku dimasa depan,


Terimakasih untuk terus kuat dan hidup. Terimakasih untuk terus selalu memberikan hal baik kepada orang lain. Terimakasih telah menjadi wanita yang berharga.


Terimakasih banyak.






Dirimu di masa lalu,

Indira Pratiwi.

I hope I can meet someone who can be trusted every words he says. Someone who doesn't break his promise. Someone who can understand the condition of his partner. Someone who is not pushy and not demands a lot of his wife and children.



I hate someone who says rude and yells. I hate someone who smokes. I hate someone who uses other people for personal gain. I hate someone who smokes.



Did I write down the word twice?




That's how it is. I really hate people who smoke.




I don't want to have a partner like my father. Because of that I don't really trust someone until I'm sure that he is the right person.



I don't mind if I don't get married anytime soon because I don't want to go through the same thing like my mother did.



Overall, though i look like hating my father but in my deepest heart i do love my father too.



Dad, I hope you are always healthy and i hope you can see your daughter will have a husband who treats me better than you. Aameen.


Today I hit myself over and over. And then freeze. Trying to control my self.




Living with trauma was suck. when it comes and situation where im alone, it can break my mood. Sometimes i want to kill my self or hit my self or i can be a stone who is not talk not doing anything sleep all the time or crying for hours without telling anyone whats the reason. I got afraid when i realise that i live with my trauma on a daily basis. I cant get over this. I need to accept this but i cant. I cant. Im scared. 


I cant tell my story to people. I know its not healthy for my self, i know. I’m scared if nobodys can accept me as a human being.




God please help im dying.

Dir, apapun yang terjadi entah saat berada pada situasi yang baik atau pun buruk sekalipun jangan pernah berhenti berbuat baik. Sedikit kebaikan yang kamu lakukan dapat berarti banyak bagi orang lain. Meskipun permah ada yang melukai hati kamu, tetaplah pada pendirian mu, Dir. Teruslah menjadi orang baik.

Karena hidup cuma sekali,

Karena hidup bukan hanya tentang bersenang-senang,

Karena hidup bukan untuk saling menyimpan dengki,

Karena hidup, adalah jalan kita menuju tujuan akhir yang Tuhan kehendaki.

Aku tahu terkadang kamu merasa sudah diambang  batas, Dir. Rasa-rasanya ingin meledak, ingin mengutarakan semua yang kamu rasakan. Bahkan jika memang membuat kamu merasa lega, kamu bisa menangis dimana saja. Tidak apa-apa. Kamu tahu 'kan ini semua adalah sebuah proses, Dir. Kamu bahkan pernah melalui hal yang lebih berat dari yang kamu rasakan saat ini. Tapi lihatlah, kamu tetap bertahan.

Dir, kamu itu hebat.

Dir, kamu itu kuat.

Dir, kamu itu bisa bertahan.

Pokoknya, semua hal yang terekam dalam ingatanmu di hari ini, kemarin, serta dimasa depan nanti. Kamu bisa memilah, mana yang baik dan buruk, mana hal baik yang dapat kamu contoh mana yang bukan, mana kejadian yang dapat kamu ambil hikmahnya mana yang harusnya kamu abaikan. Selain belajar untuk menjadi dermawan, belajarlah pula untuk menjadi bijaksana dalam segala hal. Terutama, teruslah belajar menjadi seseorang yang baik. Apapun situasinya.



"Haah, legaa aku. Tenang setelah menulis apa yang aku rasa." Tutur Dira mengakhiri tulisannya hari ini.
Tuhan,


Terimakasih atas karunia mu selama ini. Jalan yang aku lalui memang tidak mudah. Aku pun pernah berada dalam masa yang sulit. Aku bersyukur, aku memiliki orang-orang yang baik hadir dalam hidupku. Orang-orang tersebut yang membuat aku menjadi aku yang sekarang. Orang-orang tersebut yang membuat aku hidup lebih berarti dan tidak menyia-nyiakan.

Lindungilah orang-orang baik itu ya Tuhan. Berikanlah mereka nikmat iman, kesehatan, rezeki, serta mudahkanlah dalam setiap urusannya. Berkahilah kehidupan mereka.

Atas kehendakmu, tanpa pertolongan mereka, aku tidak akan sampai pada titik ini. Aku ingin seperti mereka. Aku ingin menjadi seorang yang memiliki sifat dermawan, membantu orang yang kesusahan. Aku ingin membalas kebaikan mereka dengan melakukan hal yang sama seperti mereka.

Tuhan, ajari aku memiliki sifat dan perilaku seorang dermawan.

Aamiin.
"Oh god,"

I said.

I must confess that this quarantine was so boring. I don't even know what i'm doing. Sketching in between free time just doesn't make my day interesting. Scrolling on an Instagram timeline or insta story is make me so much bored, looking that people have an intresting life during quarantine except me. And sometimes just doing something on your phone makes your anxiety come and as if said,

"Oh hello welcome dude, come and join!" On a circle line that makes you feel bad everytime.

Texting my friend to talk about our job, look at some status on WhatsApp. Making a concert on my room. Eating chocolate, instant noodle, sleeping, et cetera. Thinking about how bored i am today, i could probably confess that i'd love to work or go out than doing nothing in my home.

So, i decided to clean my room. Because i know how messy it is. During cleaning, maybe a few change will make a good vibes on my room. I will re-decorate my room as soon as possible. Trying to clean my room make my mood feel better. Kinda lil' bit tired, but that's okay, as long as i'm happy.

After this, i brought my glasses and open my laptop to write something on my blog. Today series. Because writing something will change my mood to be better besides sketching or watching some movies, anime, and drama. Obviously, that's some alternates and choices if i'm feel pretty bored. Guess, it works for me.

To make myself busy, i can forget something that make me stressed. Little by little i can handle my self not to think hard. I can handle my feeling more calm . God seriously, i just wanna say thank you, i know today i'm not feeling blessed because i'm not grateful. Thankyou to make me feel better, thankyou to bring a health to my family, and thankyou for all your kindness that you give to me.

I feel better right now.

...

How about you,

"How are you doing today? is it good?"
Bonjour fellas, it's been a year!

Sudah lama aku tidak menerbitkan jejak tulisanku disini, rasanya sudah berbulan-bulan semenjak saya memutuskan untuk menuliskan kisah bertemakan putus cinta pada Agustus lalu. Hari berganti hari dan tahun sudah menapaki angka 20, yakni 2020. Maka lembaran baru dengan kisah yang baru pun juga dimulai.
Masih banyak yang harus diperbaiki untuk menjadi seseorang yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Mari kita kembali berkunjung pada diriku di era 2018 dan 2019.

2018.

Aku adalah seseorang mahasiswa yang benar-benar baru saja melewati masa seorang pelajar. Masa-masa mengejar dosen, masa-masa ujian akhir semester, dan masa-masa aktif berorganisasi resmi berakhir pada awal 2018 tepatnya bulan Maret.
Aku yang memulai kehidupan baru sebagai seorang karyawati disebuah perusahaan perbankan yang sangat berbeda jauh 180 derajat dengan gelarku sebagai seorang guru STM. Aku yang pada saat itu sangat berusaha mati-matian untuk beradaptasi pada lingkungan baru. Seseorang yang bertekat untuk kuat seperti yang waktu itu diutarakan kepada teman-temannya,

''Lo yakin ra bisa menghadapi dunia kerja yang kayak gitu nantinya? Karna gue yakin bakalan berbeda."

''Yakin sel, gue bisa, gue pasti bisa. Gue mau bantuin keluarga gue."

''Tapi lo jangan sampai nyesel, lo harus kuat mental.''

''InsyaAllah gue bisa."

Kurang lebih begitulah percakapannya. Aku yang notabene adalah seseorang yang lebih sering bertindak tanpa berpikir mau tidak mau dan suka ataupun tidak suka harus menerima konsekuensi yang ada. Pertemuan saat menolong seorang nenek yang jatuh dan mengantarnya sampai pertengahan jalan membuatku yang waktu itu sangat merasa pesimis menjadi lebih termotivasi dan lebih tegar dalam menghadapi problematika kehidupan.

Pada tahun ini juga, diriku menemukan seseorang yang menjadi alasanku semangat untuk bekerja. Pertengahan tahun 2018 tepatnya bulan September kisah manis seorang aku dimulai.

Kesimpulannya, 2018 aku adalah seseorang yang baru merasa bebas dari dunia seorang pelajar, aku yang baru memulai pengalamanku sebagai seorang karyawati, dan aku yang kembali memulai mempercayai seorang pria. Bagi aku, 2018 permulaan dari sebuah transisi.

2019.

Aku adalah seorang karyawati yang sudah bisa beradaptasi dengan lingkungannya. Saat itu, aku sudah mulai berani untuk sekedar mengucapkan selamat pagi. Aku dengan segala kemampuannya di tahun terdahulu kini mampu untuk menunjukkan siapa aku. Terkadang kecemasan sering kali terjadi, tapi aku di tahun 2019 kini mampu mempergunakan rasa sabarnya. Serta dapat bekerja dengan kemampuan yang ada.

Aku pada masa itu adalah aku yang sangat tergila-gila oleh seorang pria. Entah apa pesona yang dia pancarkan sehingga aku sangat begitu mempercayainya. Aku pada masa itu adalah aku yang sangat penurut, aku yang mampu berubah menjadi aku yang berbeda dari yang sebenarnya. Aku yang mampu menahan setiap tingkah yang sebenarnya ingin aku lakukan. 

Aku yang kerap kali menutup mata oleh setiap fakta yang sebenarnya aku tahu. Saat itu aku adalah seseorang yang sedang belajar untuk menerima perkataan yang baik untuk ku dan membuang perkataan yang tidak baik untuk ku. Buruknya aku, kerapkali aku bersikap egois dan hanya menerima opini  yang baik versi aku.

2019 Aku mulai belajar yang namanya berkorban meskipun untuk sesuatu yang fana. Aku yang belajar untuk mempertahankan sesuatu yang aku anggap seperti milikku. Aku pada tahun ini adalah aku yang berbeda serta berbanding terbalik dengan aku pada tahun 2018. Aku yang bagaikan tersekap pada jeruji besi, aku tidak bisa bergerak bebas dan seakan disetir oleh seorang kapten.

Aku tidak boleh begini,

Aku tidak boleh begitu,

Aku tidak boleh pergi dengan orang ini,

Aku tidak boleh bersikap seperti itu,

Minta maaf,

Meminta maaf,

Dan terus meminta maaf.

Serta, 2019 pun tidak berakhir baik seperti 2018. Pada pertengahan 2019, aku hancur sehancurnya. Runtuh seruntuhnya. Aku yang saat itu bersikap sangat idealis kini adalah aku yang sangat berantakan. Aku pada akhir tahun, adalah aku yang sedang berusaha bangkit dan kembali menyusun puing-puing bangunan kehidupan ku yang porak poranda. Efek traumatis yang terjadi pada tahun ini membawa dampak yang sangat signifikan pada kehidupanku ditahun selanjutnya.

2020.

Awal tahun baru dimulai dengan tekad dan keberanian luar biasa untuk sembuh dari masa traumatis dan ketakutan. Dimulai dari mengakhiri semuanya dalam artian tidak ada lagi sisa-sisa dimasa lalu  dan mengikhlaskan semuanya. Berhasilkah? Tentu saja aku berhasil.

Aku di awal tahun yang dimulai pula dengan rasa tidak percaya diri alias insecure. Aku yang sungguh sensitif pada permasalahan penilaian orang lain. Yang sungguh masih selalu terngiang setiap bait kata mengejek. Yang sepertinya ini adalah PR untuk ku, bagaimana caranya mengubah aku menjadi lebih percaya diri. Karena sungguh, sangat tidak nyaman memikirkan perkataan orang lain yang selalu terngiang di ingatanku.

"Muka udah berubah?"

"Lo jarang cuci muka ya?"

"Postur tubuh lo masih kurang bagus ya?"

"Lo bener-bener udah parah ih ra."

2020 Masih panjang masih tersisa 10 bulan lagi. PR ku untuk tahun ini sungguhlah banyak karena banyak yang harus aku perbaiki sembari mengembalikan aku menjadi aku yang sesungguhnya. Aku tidak mau berandai melampaui batas ekspektasiku dalam 2020. Apalagi membahas soal ketertarikan. Hal itu cukuplah Tuhan ku yang mengambil andil dalam urusan tersebut. Aku tidak terlalu peduli dan tidak terlalu memikirkannya.

Karena fokusku saat ini bukan itu. Aku bertekat untuk mengembalikan semuanya dan menjadi aku yang lebih baik.



P.s Aku sudah mulai kembali

















Terimakasih sudah membaca.
Bonjour à tous, comment ça va? J'espère que tu vas bien.

D'accord, passons à la question principale.



Have you ever listen Stray Kids Song?.....

Stray Kids. New boy group from JYP Entertaiment. Do you ever watch their music video? Or... Do you ever listen their music? That was so damn cool. They have fresh energy. Their song was attractive and LIT. Here, i give you some music video from Stray Kids.
Enjoy, and Happy watching!

Stray Kids(스트레이 키즈) "Hellevator" M/V

Stray Kids(스트레이 키즈) "Voices" M/V


Stray Kids(스트레이 키즈) "My Pace" M/V


Stray Kids(스트레이 키즈) "District 9" M/V


Stray Kids(스트레이 키즈) "Mirror"




...
I hope you'll like it.




À toute à l'heure!
#StrayKids


Wherever you are, if you read this message, i hope you'll always be a happy person in all conditions. God always bless you, everyday and everywhere. I hope you'll never do a stupid things that make people think you're really dumb. Be a smart person who can put yourself in a good conditions. Don't make everyone laught at what you do. Do you wanna make a promise with me? Promise me that you never be like me.
So do i. I promised to my self to be a good person but still said no when someone blame me for what i never did before.













































God, give me the patience to face up all the bad things that happened to me.
I just have You, to understand my problem when someone else can't.
Only You can listend everything that i've said.
Only You can feel all the things that i felt.
When someone else blame me about what i've done.
When someone else just judge me according to their sight.

Just You,
Who know that i'm crying even when my eyes doesn't have tears.
Who know that i'm feel sad when i felt that i can't handle my patience.
Who know that i'm feel suffered inside when they just see me looking happy outside.

I just have You.

God, please remove my tears when i'm sad.
God, please make me strong to accept everything even for all the bad things.
God, please... please... make me happy even if i'n in bad conditions.
To A Servant

My heart grimaces
Seeing the overlord being ruthless
To a crying servant
Whimpering while scavenging

To a servant
You shouldn't be languish
Brooding and moping
Get rid of despair and reach your goal


...


Kepada Seorang Hamba

Hati meringis
Melihat tuan berlaku bengis
Kepada seorang hamba yang sedang menangis
Merintih sembari mengais

Kepada seorang hamba
Janganlah engkau merana
Merenung dan bermuram durja
Tepislah asa raihlah cita


...


Small Bead

Twigs fall from a piece of wood
Leaving the wood frame
Weathered and withered
Until it is swept to be a dust

Small bead is cornered on the table there
Stay alone no one flock to greet
Until someone looks at there
Then say hello and laugh


...


Manik Kecil

Dahan jatuh dari sebongkah kayu
Meninggalkan pigura berbahan kayu
Lapuk dan layu
Hingga tersapu menjadi debu

Manik kecil disudut meja sana
Berdiam sendiri tak satupun kawanan menyapa
Hingga seseorang menoleh disana
Kemudian menyapa dan bercanda tawa


...


A Thick Night

The night was thick to wash the moon
Together with the Bogor wind, through the dream
With blowing wind stroking the Damar tree
Swallowed by cold mist and cryptic dew

Look at the nightstand on the corner, which is worn and weathered
Dimmed with the child who was sit and looking down
In fact the child was daydream waiting for the sun
Being alone thought about tomorrow


...


Pekat Malam

Pekatnya malam membasuh rembulan
Bersama angin Bogor, menembus angan
Yang bertiup membelai pohon Damar
Ditelan kabut dingin dan berembun samar

Lihatlah nakas disudut sana, yang usang dan lapuk
Meredup bersama sang anak yang duduk merunduk
Nyatanya sang anak merenung menunggu mentari
Sendiri menyepi memikirkan esok hari





*At the time, i wrote those poems while i was in Bogor. With a Yellow Book that worn out and with mon endroit préféré: La chambre 3017. Je veux revenir à ce moment, ça me manque.


Au revoir! Bonne Journée!


22.08.2018

Here i am
Sitting and talking in a dim room; Not too dark
With a faint orange lamp that illuminates in every corner
Not too bright

Here i am 
Sitting and enjoying a sinful dish
With the main course; A plate of gratification
And with the dessert; A bowl of sorrow


...


Disinilah aku
Duduk bercengkrama di ruangan redup; Tidak begitu gelap
Dengan lampu jingga samar yang menyinari ditiap sudut
Tidak terlalu terang

Disinilah aku
Duduk menikmati hidangan penuh dosa
Dengan menu utamanya; Sepiring gratifikasi
Dan dengan hidangan penutup; Semangkuk penyesalan


...


In a quarter of the night
After tasting a sinful dish
I met with an old uncle
Decorated with sweat on his murky forehead

The old uncle taught me one thing
That nice looks aren't necessarily good
While bad looks aren't necessarily bad
And kindness cannot be measured by how much riches is owned

To the old uncle
Thank you for teaching me one thing that so important
Later, your child will be wise; Like you
I thought in a silence


...


Pada seperempat malam
Sehabis mencicipi hidangan yang penuh dosa
Bertemulah aku pada seorang paman tua
Dihiasi peluh di dahi yang keruh

Si paman tua itu mengajarkan satu hal
Bahwa penampilan elok belum tentu baik
Sedangkan penampilan buruk belum tentu buruk
Serta kebaikan tidak dapat diukur dari seberapa banyak harta yang dimiliki

Kepada paman tua
Terimakasih telah mengajarkan ku satu hal penting
Kelak anakmu akan bijaksana; seperti dirimu
Pikir ku dalam hening


21.08.2018
The meaning of a graduation is... You are free from assignments.
The meaning of a graduation is... You are never meet again with all those things about homework and whatever it is.
The meaning of a graduation is... No more sit for long hours in a class.

But...

The meaning of graduation is... You will rarely meet with your besties.
The meaning of a graduation is... You probably never sit again and then laugh together with your friends in a class.
The meaning of a graduation is... All those life's in campus will be memories and you'll not able to comeback as the past.

We're happy because we're graduating.

But we're not supposed to be happy because of it.

***
As i thought it before about graduation. Today, i met my best friends, Beat and Nim and with the krucils, Jibo. Like a Girls talk, we're talking about anything and everything, especially things and thought since we're graduating from campus and of course about love. But theme about campus i thought i'm interested to write this topic on my blog.

Life after leaving campus. That I thought before will be the best journey for every student in their life's. Because graduating means we're free from study. No offense, but i'm just being honest as a student before. But not as i expected before.

Happy, of course. But not happy as much. Reality is, life's after leaving campus is more complicated than i saw. Many problems comes going through day by day, everytime, and take turns. As if 'they' take a queue. When we're talking about that, then some conversation appear,

"I thought, it just me that felt difficult times after graduated." I said.

"No, not just you. We're have same difficult times too. But with different situation." said Beat.

"Ya, and maybe i will miss the moment when we're in campus." added Nim.

...

But then... i realized...

Every little things that we talk about it. All those things about leaving campus, good or bad, anything, we must be grateful. Every journey that we have and we felt is the new things that makes our lifes full of color. Colorful.

Because, it doesn't make sense if your color it just have one side. In every life's  there's always have happy and sorrow, laughter and crying, good and bad. As time goes by, maybe we'll be stronger person than before. Because every difficult time that we're facing, we can definitely get through it.

SO, I THINK,

Whatever will be, be HAPPY.

Keep your chin up.

Keep your cheer up.

Keep positive.

And keep EATING.

Because you'll need a power to face your time.


From some people maybe think the best way to spending weekend are hangout with friends, go to the mall, or dinner with boyfriend. Not to me. I do like going to the mall. also i do like hangout with my friend. But... spending my weekend with just me are the best way.

I have a habit for a long time. I like to going wherever i want by myself. alone. Thank God there's Transjakarta in my city, so i can going everyehere and explore Jakarta by myself. This is my habit, and my routinity schedule  when weekend comes. Why i like going alone? Maybe from some people, going alone is a scariest thing. But not to me.

And this is my favorite me-time schedule.

First of all i always visited a book store. Gramedia, of course. My favorite places are Gramedia in Pejaten Village Mall, Blok M, and Matraman. I always started with bookshelf for engineering. I do love to read an electrical engineering book, because this's reminds me about my campus life. Then i came to bookshelf for biography and history. I really really love to read about history, because it's like returning to be a time traveler. If time traveler are exist, i will wanna be one of them. 

FYI, i love reading books. Those are priceless, every words, every informations, every knowledge on a book, are priceless. But, i don't like reading teenlit or romance book. Since a couple years ago. Because boring. I love reading poems, history, biography, and ilustrations book. And if i came to a book store, i will stopped in those bookshelf. Like today, in a nicely sunday afternoon, i am going to Gramedia in Matraman. Buying 3 books, 2 books about biorgraphy and history, and one book about poems. 

Maybe someday i will write review about book that i've read before. 

Back to my routinity, going alone means you can do anything without feel anxious... Because you're alone! Walk in a footpath until almost 1 km away or sit alone in bus stop while listening to music in my earphone or anything. 

The second way that i do to spending my weekend is exploring jakarta with my favorite vehicle, TransJakarta. No matter i sit or stand in this bus, i always enjoyed. The best part is when you take a bus at night. I can see the light in a laaaarge buildings that so beautifuly. This is my way to love my city.

When i'm in Transjakarta, also i can see the whole city and many activities that occur by the capital residents when weekend. If i lucky, i can get the motivation of life  in my journey. I became more attentive to people around me and i became more gratefull for what happened in my life. I can see the other side of my capital city.

Going alone is not bad at all. and being alone is not bad too. Just make it simple. Sometimes you need a me-time in your life. Make yourself relax with your own way. So, this is my way to make myself relax and refreshing. This is my way to reset bad things that happend for 5 days. 

You can also try it sometimes.






If you have a time.










Greetings from me.

The Wanderer Lady.


This is what i feel when you can't do anything beside being an audience for the show in your life. You feel nothing. Empty. Even when your heart maybe can rebel on the situation that can happen. But i can't. I cant do anything.

Back to reality.

Letting go to someone who always together with you everytime make my heart so emotional. Let see today, maybe if you read all my posting in this blog you will know that i am very exhausted working in my office. Maybe you all really exhausted too when reading my posting. As you can see, in my deep heart i really wanna quit and if i can pay the pinalti, i will pay it as soon as posibble.

In fact, i cant.

So that's why i stay.

Previously, i collaborate with my friend for making so much planning to quit from our office. We are not planning for run away, no we're not. But we are planning for quit in a good way. To pay the pinalti and get back our certificate diploma. 

FYI, we are always together. From interview, studying in Bogor during one month, becoming roommate, we are going through day by day in Bogor always together, even our rangkings are not much different. We are also have thought to resign together.

Sadly, when the day where we are wants to send our resignation letters, i forced to undo my intentions. Because, at the end, i can't impose what is possibly i couldn't do. So... Hardly, i letting go my chance to quit from my job. i may be giving up, but my friend don't.

She keep going through. As long as she have chance, i said to her to do what she want to do before. No matter what can they said when you walk in to the office. I said to her,

"You are not take a wrong choice. You do the right things that i couldn't possibly don't."

Even when she thinks that she maybe will take the wrong choice that can make her regretted it. I said to her, with my faith,

"You do the right things, Ci. You do. Please don't hear what would they say to you. They will not feel the same as you are."

And this is what me and Kak Asri say it to you. 

When the day she pay the pinalty. This is the most emotional day in the beginning of August. She comes to my counter, and i serve her to pay the pinalti. As you know, i am a teller. I know she may be hurt when she saw me and me too when i saw her. This is the most tragic scene in my entire life. I can't even imagine when i am in her position. I am, ever wanted to resign like she would do right now. But i can't.

At that moment, we laugh. May be we are laughing because we can see how ironic our lives. And now we are not at the same directions. I am still here, waiting for my contract finished and she make her new destinations. I know, God will have the best planning for us. This is the best way from God. Never be sad ending as long as in the God destiny's. 

Fortunately, thank God we are still communicating and i hope we are still communicating and keep in touch together. We are can still hangout in J.Co right? Ice americano and green tea donuts, as we always order, right Ci?

I hope you are always happy wherever you're work and may God place you with the good office and with the good people. Ameen.

Be Happy always ya Ci, my beautiful friend.


From me, Ira.


Can i possibly sincere to work with them?

OKAY. Noted it. I promised to my self that i had to admit my decision, every my decision is God destiny. Good or bad, maybe this is the best way from God. I am a good daughter of God. In every difficult situation there's always a way out to solved it. God has a plan for me. I'm pretty sure that is a good plan for me. 

YA. I must be strong from now on. Keep your ear shut. Open your eyes. Be strong and Be brave. And keep yourself alive.

Poems Full Of A Mess

Even if your life was unfair
The sun don't want to be shine to you
The wind not blowing to you
The stars are never visible 
The moon don't want to show the presence to you
Even your life feels like a messed
Even you wanted to srew your self 
Because you can't handle
Because you....
Oh God, I can't... 


Take your time
Its okay, sweetheart
Take a deep breath
Wudhu'
Du'a
Allah will embrace you

About Author

DAY6!








THANKYOU SO MUCH FOR COMING!






Indira Pratiwi

Jakarta based ilustrator & dreamer. Born on 90's era. So, i like everything about 90's. More artwork, lets check: grafolio.com/1996_eirram

Nice too see you!
Powered by Blogger.